Kuliner Halal Khas Bali

Kuliner Halal Khas Bali – Bali menjadi salah satu pulau di Indonesia yang cukup banyak sekali menjadi destinasi wisatawan. Bahkan kebanyakan adalah wisatawan dari mancanegara. Bali memang terkenal dengan keindahan pantai, laut dan juga budayanya yang masih terjaga dengan baik. Namun selain itu, Bali juga memiliki wisata kuliner yang cocok Anda coba.

Masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu membuat banyak hidangannya terbuat dari babi. Walaupun begitu, Anda tidak perlu khawatir karena masih ada kuliner lainnya yang tidak menggunakan babi atau halal.

Kuliner Halal Khas Bali

Apa Saja Kuliner Halal Khas Bali yang Enak untuk Dicicipi?

  • Ayam Betutu

Siapa yang tidak mengenal hidangan ayam yang satu ini? Ayam betutu merupakan hidangan yang khas berasal dari Bali. Namun ternyata hidangan ini juga bisa menggunakan daging bebek. Jadi untuk Anda yang ingin mencoba selain daging ayam, maka daging bebek bisa menjadi pilihan.

Ayam betutu ini menggunakan bumbu khas dari Bali dengan cita rasanya yang pedas. Ayam betutu ini juga akan sangat cocok jika disandingkan dengan nasi hangat.

  • Nasi tekor

Hidangan yang satu ini merupakan khas dari Bali. Namun tidak semua wisatawan mengenal hidangan ini. Nasi tekor adalah nasi yang penyajiannya menggunakan daun pisang pincuk atau tekor. Daun pisang tersebut memang sudah digunakan sejak lama. Nasi tekor tersebut menggunakan lauk seperti sambal bali, biu batu, serapah ayam, kacang goreng dan kuah ares.

  • Ikan laut sambal mentah Bali

Sudah menjadi hal yang biasa bila Bali juga memiliki hidangan dari ikan. Salah satunya adalah ikan laut sambal mentah Bali. Sesuai dengan namanya, maka hidangan ini menggunakan sambal yang masih mentah. Hasilnya adalah ikan dengan cita rasa yang gurih dan segar.

Bumbu sambal yang digunakan seperti bawang merah, serai, garam, bawang putih, terasi bakar dan cabai rawit. Rempah-rempah tersebut akan dihaluskan dan dicampur menjadi satu. Nantinya ikan yang sudah digoreng akan disantap dengan sambal mentah tersebut. Anda juga bisa pesan kuliner halal khas Bali ini melalui catering.

Kuliner Enak Lainnya : Tumpeng Mini Enak di Jakarta

  • Sate lilit

Hidangan yang selanjutnya dari Bali dan halal adalah sate lilit. Sesuai dengan namanya, sate ini dibuat dengan cara yang berbeda dengan sate biasanya. Adonan daging akan dililitkan pada tusuk hingga berbentuk seperti sate. Selain itu jenis bumbunya juga berbeda.

Sate biasanya akan menggunakan bumbu kacang, namun sate lilit justru tidak menggunakan bumbu. Hal ini karena bumbu atau rempah-rempahnya sudah tercampur dengan adonan daging. Biasanya daging yang digunakan adalah ikan tuna, namun juga bisa menggunakan daging ayam. Sate tersebut akan dibakar seperti sate biasa hingga matang.

  • Jukut Urab Bali

Jika Jawa Timur memiliki urap-urap, Bali juga memilikinya namun bernama jukut urab. Dalam satu porsi jukut urab akan menggunakan kacang panjang, bayam, taoge, wortel dan bumbu. Perbedaan dari sayur urab-urab Jawa dengan jukut Bali ini adalah pada bumbunya. Jukut Bali menggunakan perasan jeruk nipis dan juga kacang goreng.

Selain itu dari segi rasanya, jukut Bali akan lebih pedas karena adanya bumbu cabai yang banyak. Bumbu jukut ini juga menggunakan bumbu halus seperti merica, terasi, daun jeruk, cabai, bawang merah dan putih, kencur dan gula. Nantinya bumbunya akan dicampurkan pada parutan kelapa dan juga perasan jeruk ketika ditumis. Biasanya hidangan ini akan disantap dengan nasi atau lontong.

  • Nasi Jinggo

Nasi jingo ini merupakan kuliner khas Bali yang terbungkus daun dengan bentuk kerucut dan isinya seperti sambal, sambal goreng, suwiran daging dan mie. Sekilas memang mirip dengan nasi kucing dari Jogja.

Akan tetapi perbedaannya ada pada bentuk nasi dan lauk yang ada. Selain itu bungkusnya adalah daun pisang, bukan kertas minyak. Kuliner halal khas Bali murah ini bisa Anda temukan pada acara pernikahan, arisan atau di pasar.

  • Entil

Bali ternyata juga memiliki kuliner yang khas mirip dengan lontong. Bentuknya hampir mirip dengan ketupat, hanya saja bentuk entil ini pipih dan berwarna kehijauan. Daun untuk membungkusnya adalah daun talengdi atau daun nyelep. Namun bahan yang digunakan memang hampir sama seperti ketupat yaitu beras dan santan. Penyajiannya biasanya dengan lauk bayam, kacang panjang, sambal kelapa, sambal goreng dan kecambah.

  • Rujak Kuah Pindang

Selanjutnya ada rujak kuah pindang yang segar khas dari Bali. Berbeda dengan rujak biasanya, kuah yang digunakan hidangan ini adalah dari kuah ikan pindang. Sedangkan untuk isinya sama seperti rujak buah lainnya, nanas, mangga, mentimun, bengkuang dan jambu air. Kuahnya memiliki cita rasa yang pedas karena menggunakan terasi dan cabai. Selain itu juga rasanya segar berasal dari buah-buahannya.

  • Nasi pedas

Jika di Jawa ada nasi rames, maka Bali punya nasi pedas. Nasi ini juga sama-sama menggunakan nasi dengan banyak lauk di dalamnya. Biasanya akan berisi sambal, serundeng, kering tempe, sayur tumis, daging halus, dan juga mie goreng. Selain beberapa lauk tersebut, biasanya juga tempat jual kuliner halal khas Bali ini bisa memberikan jenis lauk yang lain juga. Misalnya telur ceplok, opor ayam, ampela, uraban, dan lainnya.

  • Laklak Bali

Kuliner halal khas Bali yang terakhir adalah laklak Bali. Hidangan ini terbuat dari tepung beras, santan, garam, daun suji, dan air daun pandan. Adonan tersebut akan dimasukkan pada loyang setengah bola dan dipanaskan. Laklak ini bisa dinikmati dengan lelehan gula aren dan parutan kelapa. Hasilnya akan manis dan gurih.

Share Button

You may also like