Budaya Makanan Tradisional di Malaysia yang Menggugah Selera

Kamu pasti sudah tahu bahwa Malaysia memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia karena masih satu rumpun yaitu Melayu. Namun tidakkah kamu penasaran apa saja budaya makanan tradisional di Malaysia yang menggugah selera? Jika iya, berikut ulasan lengkap yang membantu menjawab pertanyaan kamu.

Budaya Makanan Tradisional di Malaysia

Sebelum membahas lebih jauh, kamu harus tahu bahwa di Malaysia mauoritas dihuni oleh suku China, Melayu dan Tamil. Masing-masing memiliki makanan khas yang layak untuk dicoba. Jangan lupa membelinya ketika berkunjung kesana ya! ini dia rinciannya:

Budaya Makanan Tradisional di Malaysia

  1.     Nasi Lemak

Nasi lemak menjadi makanan lazim yang ada di Malaysia dan disebut sebagai hidangan nasional. Nasi lemak ini dimasak menggunakan santan kelapa yang dihidangkan bersama dengan bilis, ikan, telur, teri goreng dan irisan mentimun.

Namun kamu juga bisa memilih lauk yang lainnya. Nasi lemak dulunya merupakan bekal makanan bagi para petani atau pekerja perkebunan, citra rasa yang gurih dan lezat membuatnya dikenal oleh masyarakat luas.

Apabila kamu berkunjung ke Malaysia maka bisa menemukan nasi lemak ini di café atau restoran dengan harga Rp. 20.000 hingga Rp. 100.000 per porsinya. Bagaimana murah kan?

  1.     Nasi Kerabu

Budaya makanan tradisional di Malaysia yang kedua adalah nasi kerabu yang juga ditemukan di beberapa daerah bagian selatan Thailand. Nasi kerabu ini berwarna kebiruan yang berasal dari kelopak kembang telang.

Secara bahasa, kerabu artinya adalah campuran daun-daunan mentah atau ulam. Aromanya sangat harum karena ada campuran daun kesum, kaduk dan kecombrang di dalamnya. Beberapa orang menyantapnya bersama dengan ayam, telur asin, ikan asin dan kerupuk.

Kamu bisa membelinya di restoran khusus seharga Rp. 17.000 hingga Rp. 60.000 per porsinya. Jangan khawatir soal rasa ya!

  1.     Nasi Daun Pisang

Ketiga adalah nasi daun pisang yang diadopsi dari budaya kuliner India Selatan. Sesuai dengan namanya, cara penyajian makanan ini adalah dibungkus menggunakan daun pisang. Fungsinya sebagai pengganti piring dan menambah aroma.

Bisa juga dihidangkan bersama lauk pauk lainnya seperti udang, ikan gorengan, sayuran dan ayam. Nasi daun pisang juga memiliki aroma yang kuat karena dalam memasaknya menggunakan bumbu kari. Harga per porsinya yaitu Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000.

  1.     Nasi Kandar

Selain yang sudah disebutkan di atas, di Malaysia juga terdapat nasi kandar yang berisi lauk pauk beraneka ragam dan sudah ada sejak abad ke 19. Jika di Indonesia, nasi kandar hampir mirip dengan nasi rames, hanya saja sajiannya ditambah rempah-rempah.

Bumbu rempahnya alami dan menyatu dengan nasi putih. Tak heran jika aroma kandar ini sangat menggoda. Perlu diketahui bahwa kuliner ini pertama kali dikenalkan oleh komunitas imigran muslim asal India dan bisa dibeli dengan harga Rp. 15.000 hingga Rp. 35.000.

  1.     Mee Kolok

Mee kolok atau yang lebih dikenal dengan istilah mie lengket jika di Indonesia ini teksturnya cukup kering. Banyak ditemukan di daerah Kuching Malaysia dan disajikan dengan kecap dan sup. Mee Kolok juga bisa dicampur dengan daging sapi atau potongan ayam.

Semua bahan-bahan direbus hingga mampu menggugah selera makan. Bisa dibeli dengan harga Rp. 15.000 hingga Rp. 35.000 per porsinya. Murah sekali bukan?

Bagaimana apakah kamu sudah memilih salah satu dari budaya makanan tradisional Malaysia di atas? Jika sudah segera agendakan untuk pergi kesana dan menemukan restoran yang terenak. Berkunjung ke sebuah Negara tak lengkap kan jika tanpa mencicipi kulinernya?

Share Button

You may also like